POM Masuk Rekening Rektor, Patutkah?

Sumberpasir

- Hari Sabtu (9/6), Rapat pengurus POM (Persatuan Orang Tua mahasiswa) yang dihadiri Ketua POM, pihak orang tua, fakultas, dan mahasiswa. "Agendanya membicarakan info dari fakultas," ujar R. Mudjono Soediono, S.Pd, Ketua POM Fakultas Perikanan. Lanjut Ketua POM, rapat pengurus ini sengaja berada di Stasiun Percobaan Budidaya Air Tawar Sumberpasir sambil refreshing.

Rapat yang dibuka oleh Ir. Sukoso, M.Sc, Ph.D, Dekan Fakultas Perikanan Universitas Brawijaya menjelaskan SK Rektor mengenai keberadaan POM. Menurut Sukoso diharapkan bahwa sesuai keputusan rektor tentang keuangan terpusat, keuangan POM masuk rekening rektor. "Uang POM yang disetor ke rekening rektor akan kembali ke POM 80%, sisanya berada di universitas," ungkap Dekan Perikanan.

"Belum pernah dibahas," ujar Mudjono mengenai wacana keuangan POM yang ditarik ke universitas. "Saya ingin membicarakan wacana uang terpusat dengan rektor," ungkap bapak berkacamata ini.

Sukoso mengatakan, pembayaran IOM tetap dilakukan di rekening BNI. Uang POM yang terkumpul di rekening BNI nantinya disetor ke rekening rektor. Untuk dapat mengambil uang POM yang ada di universitas, fakultas harus membuat program.

Dengan mengacu pada keputusan rektor, uang yang masuk ke POM sebesar Rp 800 ribu. Meskipun ada kenaikan dalam penarikan sumbangan Orang Tua Mahasiswa 2006 sebesar Rp 1 juta. Ketua POM sendiri belum bisa komentar mengenai hal ini.

"Mengambil uang POM untuk kegiatan lembaga saja sulit, apalagi kalau masuk rekening rektor," tutur Gunariyadi, Ketua Himpunan Mahasiswa Teknologi Hasil Perikanan. Kekhawatiran ini wajar, sebab pos untuk mengambil uang POM semakin panjang saja. Ditingkatan mahasiswa, wacana keuangan terpusat sudah ada. Tetapi wacana uang POM yang harus disetor ke rekening rektor belum ada.

Leave a Reply