Archive for March, 2007

8.27

Saturday, March 17th, 2007

8.27 à Part 1

Sabtu 14.00

 

Motorku
melaju kencang menuju

kota

Malang

, tak kupedulikan jalanan yang sesak
dengan mobil mobil pribadi.
Ciiiiiittttttttttttt
……….jejak ban motorku
mengular, masih bisa kukendalikan, sebuah Jazz warna biru mendadak mogok. Pikirku
terheran-heran ehh
ternyata si pengemudi test drive, masih belajar.

 

Sabtu 14.40

 

Kupencet
bel dengan irama ..-. lalu J*** buka pintu kosnya. Senangnya mendapat perhatian
darinya sebab akhir-akhir ini J*** udah agak renggang ama *E**.
Aku dah putus koq ma
dia,
cerita J***. Wah da kesempatan nih, dalam hati lirih. Kuberikan patung yang
dipesannya dengan imbalan kencan nanti malam

 

Sabtu 15.19

 

Cari-cari
baju yang pas buat kencan nanti malam. Dah dapat baju yang pas trus mikir
.tempat kencan yang pas dimana ya…… ganti tempat kencan ganti baju juga. Apa yang bisa
kubrikan nanti ya
.

 

Sabtu 17.24

 

Hunting
tempat kencan yang pas. Lama mencari sampai kujumpa kawan se-SMA dulu. Aku
terlarut dalam obrolan hingga berkunjung k kontrakannya. Pesta dadakan pun digelar
tuk menyambutku.

 

Sabtu 22.38

 

Kubuka
tas pinggangku tuk ambil catatan telepon dan kulihat
……kotak warna merah muda. Duhkencanku pren aku cabut dulu ya, 3ms atas sambutannya. Kutancap gas motorku
kencang-kencang sambil membayangkan kegagalan kencanku, pasti dia marah dan tak
ingin menerimaku lagi.

 

Sabtu 22.52

 

Bingung, pencet bel atau ga. Lampu kamarnya masih menyala pertanda dia
belum tidur. Kuteriakkan namanya biar tahu kehadiranku, dia hanya bengong
melihatku dan kuingin dia turun menemuiku walau Cuma semenit saja. Dia turun.

 

Sabtu 23.07

   

 

 


Bohong, Pendek jawabnya.

 

 

8.27 à Part 2

 

 

Rabu 23.00

 

G****
datang ke A mencari flashdisk M****. Alasannya disuruh M**** tuk mengambil
foto-foto yang ada di computer G****, tau khan M**** gila foto. Tanpa piker
panjang ku brikan flashdisk itu.

 

Rabu 23.30

 

Aku
temani N*** tuk ngerjakan tugas Kimia di  T coz di A komputernya dipake
D***** ma F**. Di T cuma berdua, aku hanya Bantu dekte tulisan sedang si
N*** mengetiknya. Aku mengantuk trus tertidur, bangun lagi dan tidur lagi.
Ketika aku tidur HPku tergetak begitu saja dan N*** masih terjaga, belum
menandakan mau tidur.

 

Kamis 02.30

 

D*****
dan F** pergi ke E, warnet yang ada di S. Mereka pamitan ke N***
yang masih sibuk mengetik di T

 

Kamis 03.00

 

N***
sudah selesai dengan tugasnya dan membangunkan aku. Ku tutup T dan
melanjutkan tidur di A, di kamar khusus (bilik). Di A hanya tinggal
bertiga yaitu aku, N***, dan D***. Aku tidur di dalam bilik sedang N*** dan D***
tidur diluar bilik tetapi masih tetap di dalam A.

 

Kamis 03.45
06.00

 

F**
datang ke A entah mengambil apa, tetapi yang pasti dia masuk ke dalam bilik
tempat aku tidur. Meskipun dalam keadaan setengah sadar akibat ngatuk berat,
dapat kupastikan kalau yang masuk ke dalam bilik memanglah F**.

 

Kamis 06.05

 

Aku
terbangun, masih ada dorongan kuat tuk tidur lagi. Melihat diluar bilik N***
dan D*** masih tidur, aku melanjutkan tidurku lagi.

 

Kamis 07.00

 

Aku
bangun lagi, kulihat keluar bilik sudah tidak ada N*** dan D***. Kuhidupkan
computer melihat
lihat folder yang ada. Truz G****
datng mengembalikan flashdisk M****. Lalu G**** membaca Koran dan aku bersiap
mau balik ke kost. Di luar A merogoh kantongku mencari-cari HP, eh..ternyata
ga
ada. Aku kembali lagi ke A tuk mencari HP, mungkin
di bilik pikirku. Kubongkar
bongkar semua yang ada di
dalam bilik, tetep belum ketemu.

 

Kamis 07.27

 

Truz
aku pinjem HP A**** tuk hubungi nomorku. Akhirnya nomorku tidak dapat dihubungi
dan kupastikan HPku hilang.

 

Energi

Friday, March 16th, 2007

Energy is the essence of live. Every day you decide how you’re going to
use it by knowing what you want and what it takes to reach that goal
and by maintaining focus
Oprah Winfrey
(Energi adalah esensi kehidupan. Setip hari, putuskan
bagaimana Anda akan menggunakannya dengan cara tahu apa yang Anda
inginkan dan apa yang harys dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut
dan dengan cara mempertahankan fokus perhatian Anda) Sebagian orang
lebih suka melenyapkan energi tersebut dengan menciptakan black hole
(lubang hitam) di dalam dirinya yang menyerap setiap energi yang muncul
dari dirinya. Seperti perasaan remeh temeh dan pikiran kecil yang
dibiarkan bertahta menjadi raja yang menyetir bagaimana cara kita
merasakan dan melihat dunia. Ketika perasaan remeh temeh dan pikiran
kecil berkuasa, maka kita cenderung melihat segala sesuatunya hanya
berkaitan dengan kesenangan-ketidaksenangan atau
kenyamanan-ketidaknyamanan yang kita rasakan. Bukan dalam mata
rantainya yang luas dengan arus kehidupan alam semesta. Jangan
hambur-hamburkan energi, karena penghamburan energi pada saatnya akan
menimbulkan kebangkrutan energi. Pada saat bangkrut energi, tak akan
sanggup menghadapi tantangan mental-intelektual seperti rasa bosan,
jenuh, dan binggung, dsb.

tulis meeenn

Thursday, March 15th, 2007

Energy is the essence of live. Every day you decide how you’re going to use it by knowing what you want and what it takes to reach that goal and by maintaining focus
Oprah Winfrey
(Energi adalah esensi kehidupan. Setip hari, putuskan bagaimana Anda akan menggunakannya dengan cara tahu apa yang Anda inginkan dan apa yang harys dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut dan dengan cara mempertahankan fokus perhatian Anda)

Sebagian orang lebih suka melenyapkan energi tersebut dengan menciptakan black hole (lubang hitam) di dalam dirinya yang menyerap setiap energi yang muncul dari dirinya. Seperti perasaan remeh temeh dan pikiran kecil yang dibiarkan bertahta menjadi raja yang menyetir bagaimana cara kita merasakan dan melihat dunia. Ketika perasaan remeh temeh dan pikiran kecil berkuasa, maka kita cenderung melihat segala sesuatunya hanya berkaitan dengan kesenangan-ketidaksenangan atau kenyamanan-ketidaknyamanan yang kita rasakan. Bukan dalam mata rantainya yang luas dengan arus kehidupan alam semesta.

Jangan hambur-hamburkan energi, karena penghamburan energi pada saatnya akan menimbulkan kebangkrutan energi. Pada saat bangkrut energi, tak akan sanggup menghadapi tantangan mental-intelektual seperti rasa bosan, jenuh, dan binggung, dsb.